Kamis, 02 Februari 2012

Rute Baru (Alternatif Pwr - Jogja #1)

         Jogjakarta, hanya sekitar 70-an Km dari Kabupaten Purworejo tercinta. Sayangnya bagi segenap rekan-rekan yang tiap minggunya harus/mengharuskan sering bolak – balik (khususnya motoran), jarak tempuh sekitar 140-an Km ± 1,5 jam  akan terasa membosankan, karena rute dipastikan hanya itu-itu saja.
Selamat datang di "Gapura Baru" masuh ke Kabupaten Purworejo, di daerah Bagelen

Namun, perjalanan pulangku ke Purworejo kali ini terasa berbeda dari sebelumnya. Rasa aspal hitam itu berbeda karena telah menemukan “pilihan” yang baru. Yap ..!! Rute baru... bukan apa-apa, pilihan rute pulang ke rumah, sebenarnya cukup banyak :

1.      Melewati sejuknya sensasi pinus Kaligesing via Godean,
2.      Rute gumuk pasir Bantul via Jalan Daendeles,
3.      Naik Kereta Prameks,
4.      Menggunakan jalur utama dengan naik Bus,
5.      Sensasi riding motoran  di jalur utama, Jogja - Purworejo serta
6.      Menembus dan mencari rute baru sekiranya hiburan perjalanan pulang naik  motor.

 Pilihanku jatuh di nomor 6

Rute kali ini adalah dengan tetap melewati jalur utama (menggunakan motor), tetapi melewati jalur pintas (atau semacamnya) di daerah Kulonprogo. Rute ini, pertama kali kurambah sewaktu pulang bersama temanku, nyaman karna sensasi pertama, kucoba lagi rute ini dengan tujuan enjoying riding...

            Menyeberangi Jembatan Kali Progo, menandakan aku telah masuk wilayah Kabupaten Kulonprogo jika dari arah Jogja. Lanjut ke arah barat, kurang lebih sekitar 2 Km-an, hingga dijumpai pertigaan besar, dengan penunjuk jalan : belok ke kanan (barat) tertulis arah Wates atau Waduk Sermo.
Turunan sebagai jalur pembuka rute ini

            Tak usah khawatir dengan kondisi aspal dan kebingungan memilih jalan, karena selama perjalanan informasi penunjuk jalan jelas terpampang sebagai penunjuk arah perjalanan kita. Jalur ini nantinya akan membawa kita sampai ke sekitar alun alun Wates, dan lanjut ke pertigaan terminal Wates, dari arah utara.

            Kondisi aspal yang cukup mulus ditambah pemandangan kearah barat, Bukit Menoreh, tentunya akan semakin sedap dinikmati, apalagi ketika sore-sore, yaah tak apa, karna ini riding pagi, toh bukit Menoreh juga masih nampak kekokohannya disela rimbun hutan menghijau karna guyuran hujan musim ini.
Perbukitan Menoreh sebagai latar belakangnya

            Suasana kalem pedesaan daerah Wates akan menjadi pengalih perhatian, berbeda dengan suasana rute umum yang cenderung panas, saingan dengan Bus, truk gandeng, belum lagi banyaknya mobil pribadi yang saling selap-selip....., meski lewat rute utama dapat memacu motor dengan lebih kencang, jalur alternatif pulang ini akan memberikan sensasinya sendiri... (ini  nyari suasana baru kok)..

Lurus dan sepinya pas
            Ini yang beda, jalan cenderung lurus-lurus saja, agak naik-turun bukit, dengan kendaraan tak begitu ramai.. waah enak deh..
            Masuk Kota Wates, lanjut ke arah selatan, berhubung hari agak panas juga, Motor kubetot gasnya sedikit demi sedikit...

            Tak puas dengan rute baru itu, coba lagi rute lama melewati suasana perdesaan, yaitu pertigaan di daerah setelah Kecamatan Wates..  Lama tak menikmati suasana riding seperti ini. Dengan tangki full, sekaligus uji keiritan juga nih buat si motor, gas agak dikendorkan sedikit.. lega, adem...
Terbentang Bukit Menoreh menghijau di utara

            Rute ini akan menyingkat jalur tempuh melewati jalur utama Kulonprogo – Purworejo, tanpa melewati Gapura atau Tugu perbatasan Jateng-DIY, karna langsung sampai pada Bagelen, agak ke selatan sedikit dari Stasiun Wojo.
Melewati jembatan di bawah rel Kereta api, menandakan sudah dekat dengan jalur utama Pwr - Jogja

            Keluar dari rute ini, berati usai sudah rute baruku, kembali lagi ke jalur utama, hingga sampai pada Pasar Krendetan, belok kiri (Barat), lurus terus, hingga sampai Desa tercinta...

Rindang pohon menemani perjalanan ke desa tercinta (@persawahan Purwodadi)
Nb : bagi yang punya jalur pulang alternatif, bisa doong, nge-share ke teman-teman lain.. 



Jarak tempuh lewat rute baru ini terbukti lebih singkat ±67-an Km, sedangkan apabila melewati rute utama ±75-an Km... akan tetapi, jangan pasang target waktu, karna sekali lagi.. Ini riding untuk nyari sensasi....

#Salam Hangat




3 komentar:

  1. Heh.. harusnya sebelum terbit ni tulisan, kasih royalti sini ke aku

    BalasHapus
  2. Bukannya ke purworejo paling dekat godean lurus kebarat nembus kaligesing, cuma jalannya naik-turun terjal, katanya. Kalau mau ke Pandan rejo jalan yang relatif enak lewat mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa juga, lewat godean, saya juga pernah lewatsana, cuman nulisnya yang belum sempet..,
      Jalur itu langsung tembus ke daerah Pendem, Kaligesing, jalurnya... wah mancab...!! silahkan mencobanya

      Hapus