Halaman

Sabtu, 30 Agustus 2014

Ngistirahat montoran

Tepat seminggu besok saya nggak nyanding motor tempur saya. *walopun kemarin ada titipan motor temen yang njogja.

Kegiatan anak kos yang tanpa motor harus saya aplikasikan seminggu ini. Jalan kaki. Sehat.
Enjoy aja deh, nggak motorannya saya ini ternyata berbarengan dengan langkanya bbm bersubsidi, si premium dari pom. Ngirit jelas, *ngerasa* repot juga iya walau kadang kadang saja. Biasanya nyari makan motoran, sekarang inisiatif nyari warung yang puaaling deket. Irit.

Perubahan ndadak ini seharusnya ra masalah... Emang sih, lha wong biasanya disanding kok mendadak jauhan, sakitnya tuh disini... Miss you be-ge-te.. :))

Ya bijimane lagi, itung itung juga pengiritan. Padahal hasrat buat nglayap sedang tinggi-tingginya. Tahan mas, tahan.. Sepertinya status motor udah naik, barang primer. Hih..

Ada yang lagi ngirit juga seperti saya? 

*pict si empit, memoar motor tempur new supra fit saya doeloe :'(


...


Read More »

Selasa, 19 Agustus 2014

Pohon Burung II

Pohon bunga Sapu Tangan depan kampus ternyata disukai para burung..

Disini pastinya saya nggak mau bahas Foraminifera nggak.., saya mau lanjut ngetik yang ada sangkut pautnya sama "pohon" dan "burung".. ya kan gambar pembukanya udah pohon-burung-able

Terus terang sudah sedjak lama saya mendamba tentang konsep tulisan "pohon" dan "burung" ini, dan baru karena libur lebaran kemaren saya kepikiran buat nulisnya. Menggebu-gebu.!!

Sebenarnya cukup banyak pohon disekitaran rumah yang sebenernya dicinta oleh para burung. Via KUTILANG dan OM KICAU saya baru sadar tentang info berharga itu..

Pohon-pohon yang ada disekitaran rumah saya (dalam hal ini radius mungkin 100-an meter) diantaranya yaitu :
"Sengon, Kapuk, Nangka, Asem, Petai, Rambutan, Sawo, Mangga, Jambu, Buni,  Lengkeng, Duwet,  Sirsak, Turi, Pace, Jahe, lengkuas, Bambu, Kelapa (pastinya), Pisang-pisangan (pastinya juga), Melati, Mawar..dll

Banyak juga ternyata, dan itu belum semuanya..subhanallaah.., baru nyadar..

Nah,, dari berbagai macam jenis tanaman itu : pohon besar, buah buahan, semak-rerumputan, hingga bunga-bunga-an, memiliki daya tarik sendiri-sendiri untuk berbagai jeis burung yang berbeda-beda..

Saya baru tahu kalo ternyata sengon dan albasia itu memikat burung, ya sekedar sebagai tempat ngaso.Sawo dan Nangka ternyata kulit pohon yng retak-retaknya itu disukai banyak serangga, pastinya mengundang selera para pemakan serangka. Rerumputan ya pasti sebagai pendukung para burung membuat rumahnya, ya susuh bahasa jawanya. Sedangkan pohon atau bunga-bunga-an apalagi kalo bukan memikat dari madunya..

Adapun kolam yang pernah saya ceritakan di SINI dulu.. duluuuu.... masuk jatah langganan mampir burung Cucuk Urang (Halcyon senegalensis). #FYI Burungnya kecilparuhnya merah (atau berwarna pokoknya) panjang, dan gesit banget, terbang sat-set. Yaaa sejenis sama yang ada digambar bawah lah... Namanya Cucuk urang tapi makanannya ya ikan tetep hahaha...Keren kaan..??

Cucuk urang kalo lagi nyamber ikan Keren toh?

Lebih jauhnya, sila mampir ke postingan yang menjelaskan tentang pohon-burung anatara lain ya via blog KUTILANG seperti yang saya baca, DISINI dan DISINI.

Btw saya lagi kepincut pengen nanam DAMAR.!! DAMAAR... hahah *bisa numbuh nggak ya?

*pict pohon sapu tangan hasil jepret memori kuliah
*pict burung cucuk urang dari :
*trims untuk kutilang.or.id dan omkicau.com

...


Read More »

Rabu, 13 Agustus 2014

Belajar Nulis part sekian~

Ada sedikit terlintas di pikiran saya...
Belajar bercerita, cerita fiksi. Ya, ini karena saya rasakan kalo nulis itu sebenernya susah. Tapi yang saya percaya, bahwa sebenernya orang itu (pasti) banyak cerita. (meskipun mggak ditulis akhirnya). So  kayaknya belajar bercerita yang dituliskan bakalan menarik juga...
Jadi, Belajar nulis fiksi ada aturannya apa ndak toh? Atau yang penting "cerita belaka" kesamaan tokoh penulisan tidak disengaja?
Let's see~
Read More »

Minggu, 10 Agustus 2014

Report Paska Mudik Jalur Selatan

Ada suasana berbeda dari kondisi jalanan Purworejo paska lebaran ini.

Banyak info tentang infomudik maupun mudikbalik, dan sayapun kena imbas ikut-ikutan. Hahahhaha.....

Paling kerasa tentunya, semakin buanyak truk barang seliweran. Akibat rusaknya jembatan Comal di Pantura dan penyetopan truk selama lebaran. Inilah momen dimana para ulet jalanan itu milai bergerak.

Pasti,  macet dimana-mana, nggak siang nggak sore. Kondisi yang baru untuk tahun ini. Sepertinya.

Macetnya Kutoarjo, Lampu APILL malah jadi nggak fungsi

Jadi, bagi masbro dan mbaksis yang ingin bepergian, mending tunda dulu deh. pamali. Hahhahah..  Atau kalo mau jalan. Yang kepikiran buat jalan pagi/malem. Batalin!!. Buat orang desa kayak saya, sudah pasti jalanan bikin bunek.

Solusinya, pergi ya pagi-pagi banget, atau malem-malem banget. SEKALIAN!! Ya itu resikonya. Sempet kemarin nyobain, Jogja - Purworejo ±3jam, padahal standarnya 2 jam udah nyantai.

"Jadi nggak kebayang, gimana macetnya Jakarta"

Ada juga yang buat PR nih. Dengan segitu banyak truk yang teralihkan lewat jalur selatan, boleh dong, Pak Gubernur Ganjar cek jembatan timbang (lagi)....


Bukan buruk sangka, ya tapi seenggak-enggaknya
Biar pegawai di pesisir selatan ditiliiki, biar makin semangat kerja.


*pict : kondisi lalin yang ditambahin truk pantura..


Read More »

Sabtu, 09 Agustus 2014

Referensi Bacaan Saya

Siapa suka mbaca? Inget, iqra'

Saya mungkin salah satu diantara sekian milyar penduduk bumi yang ada, yang senang mengurai-merangkai huruf demi huruf sehingga dapat dicerna..

Mulai dari : Koran, leaflet, majalah, komik, segel obat, bungkus sabun dll tak luput dari iseng nya kombinasi tangan-mata ...


Ketika bapak memutuskan untuk berhenti langganan koran, karena loper andalannya kena musibah, praktis saya ndak punya lagi jujugan bacaan ketika pulang..

Internet. Ya, dengan internet semua bisa dibaca. Saya donlot saja app operamini via playstore. Mudah. Itusaja.

Menggunakan operamini, saya bisa tambahkan blog favorit saya ke speeddial. Apalagi yang menjadi favorit saya, biasanya sehari 2-3 artikel.  Dikali beberapa bookmark situs yang saya *favoritkan* .. Lumayan, ngisi informasi tiap harinya.

Sebagai catatan, baru-baru ini, saya nyadar, ternyata tulisan Pak Dahlan juga masuk dalam daftar asik saya.

Silahkan dicoba...
Read More »

Kamis, 07 Agustus 2014

Error di Aplikasi Blog for Android


Baru juga memulai hepi-hepi eee..udah kejatah error..

Ceritanya saya akan posting seperti biasa, namun diawali dengan ambil gambar dulu via album- share via app blog yang ada, kelar nulis, tinggal posting.

We lha dalah, kok suwi men  dari maghrib ditunggu sampe jam 10-an belum kelar publishingnya? Alamat error ini...

Benar saja, sampe sekarang artikel tersebut masih nyantol dengan status publishing...

Solusi? Timpa pake artikel baru jaaa....!!!


*pict screencapture kasus :P


Read More »

Minggu, 03 Agustus 2014

Pohon Tepi Kolam

Bagian sebelah barat rumah memang cukup rindang. Adanya kolam yang sejak saya mampu inget pertama kalipun, kolam itu memang sudah ada. Lawas.

Ditepiannya banyak ditumbuhi pepohohan dan semak. Rumpun bambu yang juntaiannya hingga sampe kolam menghias disebelah selatan kolam. Rumpun bambu itu sekaligus menjadi batas pekarangan bapak dengan kolam itu, yang notabene milik tetangga, kami biasa menyebutnya Mbah Lurah.


Bersebelahan dengan rumpun bambu itu, ada pohon jambu air yang cukup besar dan tinggi. Buahnya memang sudah ndak bisa dimaem, wong tingginya dah sekitar 15-20 meter, angel le apek, ketinggian, tur buahnya nggak enak enak gitu juga.

Asiknya, walaupun musiman, buah dan bunga jambu besar itu "selalu" menarik minat burung- burung. Selalu absen disitu, manuk deruk atau Burung Derkuku liar. Biasanya sehari tiga kali mampir. Persis pagi siang sore menjelang maghrib.

Bajing atau bahasa bekennya squirrel juga lagganan kesitu. Ada makanan gratis kok. Kebetulan juga, di deketnya tumbuh pohon kelapa, jambu biji, dan pisang batu (gedang kluthuk) serta rambutan yang agak keselatan jauhan jadi ya emang jalurnya bajing-bajing itu .. asik..

Adapula pohon sawo disebelah utara kolam yang dulu menjadi langganan Prenjak dan empit (peking).. Tapi sekarang kayaknya jarang-jarang..

Dulu di sebelah timur-depan rumah, ada pohon ketapang yang menjadi rumah burung gagak. Tapi itupun kini tak bersisa jejaknya. Ya jaman berubah  orang main senapan, pengen miara burung, akhirnya diburu dsb.. Pait. Nggak asik memang, tapi itulah kenyataannya. Atau memang yang asik terkadang harus pait? Who knows?

Saya kebetulan memang lagi demen dengan pohon yang disukai burung, ya mungkin kedepan posting pohon-burung lagi.


Siapa yang nggak suka burung? 
Siapa yang nggak suka pohon? Ijo?
Ada yang punya cerita pohon dan burung?


*pict pohon jambu derkuku sebelah rumah


Read More »