Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Mei 2014

Sebuah Studi tentang Pemanfaatan Helm bagi Khalayak ramai

Ada yang belum tahu helm? Belum kenal? Nggak tau bentuknya?

HELM. Ya, Helm, barang bulet keras yang dipake sewaktu motoran, HELM. Ya, Helm. Pemanfaatan helm ternyata tidak hanya saat berkendara (motor) saja. Pembalap F1 juga pake helm, pembalap rally pake, bahkan pilot pesawat juga pake. Pak tentara dines yang nggak naik F1, mobil rally atau pesawat-pun pake. itu semua karena pertimbangan faktor keselamatan. Ya, Keselamatan. Siapa yang tahu berapa panjang umur manusia..?

ini (calon) helm bapak yang malah kekecilan, nggak muat di kepala :(

Kembali saya membuat penelitian, setelah sebelumnya tentang alarm, rambut, dan susu (copas blog orang), kalini saya akan membahas tentang pemanfaatan helm. Hasil riset superserius selama lebih dari 6 tahun yang saya lakukan sejak mengenal helm akan saya sampaikan disini, yakni tentang pemanfaatan Helm, dapat disimpulkan beberapa poin sbb :
  1. Penggunaan helm dapat meminimalisir terjadinya kerusakan kepala saat kecelakaan. (ini sudah pasti).
  2. Penggunaan Helm dapat dipakai sebagai sarana menutup muka yang relatif jelek atau sebaliknya (relatif).
  3. Helm membuat pemiliknya makin PD. Helm bagus yang dipake akan meningkatkan kegantengan pemiliknya sekitar 12 persen (relatif).
  4. Orang yang membawa Helm cenderung tidak ditanya tukang ojek, tukang becak dkk. Hal ini menandakan bahwa orang yang mudik bawa helm sudah memiliki  aura positif, dewasa, tegas;  baca : janji,entah itu dijemput atau kemungkinan lain.
  5. Helm dapat berfungsi sebagai sarana pertahanan diri. Misalnya ketika mudik, dan membawa helm di Bus. Jika ada orang yang ingin macam-macam dengan kita, gampar aja pake helm-nya ke orang tersebut, dijamin muka babak – belur terkena hantaman buletan +_ 1,2 Kg (relatif).
  6. Cewek yang bawa Helm sambil jalan-jalan cenderung berkesan macho (asal motifnya bukan hello kitty dan sebangsanya).
  7. Helm menjadi cermin pemiliknya, helm yang relatif bersih maka pemiliknya diperkirakan orang yang hidupnya sehat, terawat, cinta kebersihan, dan sayang anak istri (prekk).
  8. Helm membuat seseorang lebih dihormati, dan berkesan misterius. Cek aja sewaktu ada operasi lalu lintas, pasti kita dihormati dulu, lalu disapa,  lalu disenyum, baru deh ditanya-tanya,,, ih kepo ih... jos deh..
  9. Sekaligus yang terakhir, boleh gandrung dengan helm, tetapi jangan sampai berlebihan, karena yang berlebihan cenderung berkonotasi pada hal hal yang buruk. Inget kondisi tubuh, tubuh juga perlu dirawat, dimanja sesekali.

 Yak begitulah hasil penelitian saya tentang helm, semoga tidak bermanfaat sehingga survei saya kedepannya  akan lebih bermanfaat dari yang sebelumnya. CIAOO­-



^^,
masih berhawa tulus-tulusan..



Read More »

Senin, 08 Oktober 2012

CeLLele

Apa itu "CeLLeLe"..?
Semacam alien? binatang berbulu lebat? artis papan atas?  atau ungkapan misuh?

Oh bukan, itu cara orang umum biasanya menyingkat kata " Pecel Lele". Pemenggalan kalimat harus pas sesuai intonasi-nya, dirasakan segenap hati nurani dan ditekankan dengan penghayatan, sehingga nggak terasa aneh bagi kuping, yaitu dengan "C ê L-L é L é ", seperti itu. 

Penampakan warung tenda sejenis, dari Google

Saudara-saudaraku sekalian, sudah pernah makan cellele kan? Bila ada yang belum, silahkan kunjungi apotek K24 terdekat, tanya dimana warung cellele terdekat.

Selama saya di jogja, ada banyak referensi untuk menyantap cellele ini, namun salah satu warung tenda yang masih setia saya kunjungi adalah warung Tenda sederhana apalahnamanyaitu, yang berlokasi di depan Toko Buku Togamas, Jl Gejayan, sebelah selatan perempatan Terminal Condongcatur, Depok (kalo dari selatan [arah UNY]sebelah kiri jalan)

Warung apalahnamanyaitu ini sangat spesial, karena hanya buka malam hari saja, dan terkadang juga, malah nggak buka, Hebat bukan? 

Bentuk hidangan cellele, siap Lheb.. sumber: Google

Selain soto special, cellele warung apalahnamanyaitu-pun dirasakan oleh saya nggoyang lidah banget. Dengan Berlumur sambal pedes-manis, dan dihias 2 iris mentimun, cellele dengan sepiring nasi full siap untuk disantap.

Harganya cukup ramah di dompet mahasiswa karna dengan seperangkat cellele dan segelas es teh, masih berada dikisaran harga dibawah 10 ribu. HEMAT bukan? Yah, sekedar tambahan opsi ketika perut kroncongan, dangdutan, atau bahkan sudah sampai pada stadium nge-rock. Silahkan mampir ke warung cellele ini.

Sekian layanan iklan ini, terimakasih.


Nb: Ini murni pendapat pribadi, tanpa dipengaruhi oleh penjual warung cellele apalahnamanyaitu




Read More »

Selasa, 25 September 2012

What an amazing day..



My ranormal activity level 2, yah bolehlah dibilang begitu. Kegiatan ngumpulin data hari ini begitu super bagi saya. Start dari kos jam 10/11-an siang, sampai di jalan Monjali udah dapet pemandangan, eh ada mbak-mbak rambutnya duuuhh puanjaaang... Eh ternyata pas mbelok, nengok kebelakang elhadalah pfffttt Buancwi..!!! Buru-buru dah betot gas #FOKUS ke tujuan utama, yaitu dinas yang berlogo kotak-an kuning berkaki biru tiga yang berlokasi di Jalan Magelang, via Jalan Palagan. Yap, saya sudah janji minggu kemarin nyamperin dinas ini lagi setelah sempet ngerasa kayak di pingpong karna masalah aturan per-disposisi-an surat ijin permintaan data. :D


Meskipun waktunya mepet-mepet dengan jam istirahat kantor, tapi untungnya dinas ini masih bisa ngurusin keperluan saya. Dan hasilnyaaa, ternyata datanya nggak ada di seksi yang saya tuju, dilemparlah saya ke seksi lainnya, pun begitu kaseksinya nggak ada, yaudah, ditrimak-trimakne, dan malah disarankan untuk ke laboratorium-nya di daerah Morangan, karena data saya berkaitan dengan pengukuran laboratorium dinas ini. Jam 12-an pun saya cus ke sana, untuk ngecheck data.


Sampai di daerah Desa Morangan, ngobrol ngalor-ngidul, akhirnya saya sedikit dikasih harapan dijanjikan untuk dicarikan data tapi harus kasih surat dulu dan disarankan lagi (pula) untuk  kedinas terkait, di level propinsi di daerah Maguwoharjo. Tanpa ba-bi-bu  pencet starter meluncur saya ke daerah Maguwoharjo via Ring-Road, ke dinas yang ternyataaa malah ngurusin jalan., duuh salah lagi nih, akhirnya saya cus lagi ke pusatnya, di daerah Bumijo, sebelah barat Tugu Yogyakarta..  Kasih surat, ngobrol bentar, karena ternyata harus nunggu dulu 3/4/5-an hari untuk cek data.

Alhamdulillah-nya, lirik pergelangan tangan udah nunjukin jam 2-an. lanjut pamit bapaknya, saya cus lagi ke Jalan Magelang, cek data lagi nih. Sesampainya disana, ternyata bapak kaseksi-nya masih belum balik kantor, kasih senyum dikit, langsung cus ke Morangan lagi, kasih surat perijinan disana, kebetulan pula sesampainya disana pegawai ada dilapangan, yah maklum, jam juga udah setengah 4, untung belum pada pulang, nunggu bentar, akhirnya ketemu salah satu pegawai, kasih surat-ninggal nomor telp. pamit.. duuh legaaaa..

Keterangan
Titik : 1 = Kos-an, 2 = Dinas tujuan pertama, 3 = Kantor Lab. Morangan, 4 = Kantor di Maguwoharjo, 5= Kantor Dinas Bumijo, 6 = lokasi angkringan monjali.
Garis :
1(kuning)= rute pertama = kos - jalan monjali/palagan - kantor 1 - kantor morangan. 
2(hijau)= rute kedua = Morangan - jalan magelang/ringroad - kantor Maguwo
3(biru)= rute ketiga= Maguwo - ringroad/gejalan/masuk area UGM - jetis - Bumijo.
4(merah)= rute ke-empat= Bumijo - jalan monjali/palagan - kantor 1 - Morangan.
5(ungu)= rute terakhir = Morangan - jalan Magelang - angkringan - Kosan

Perut yang udah dangdutan, minta diisi nih, sambil perjalanan mampir bentar di angkringan deket Monjali, lumayan, tombo kangen, gara-gara dulu pernah diajak ngangkring ke warung sederhana ini.  Sambil inget-inget bagaimana memulai hari ini :
"bangun jam 3 pagi, masih sempet-sempetnya nonton bola, langsung uplek-uplek msi, ketemuan sama mbak-mbak cuwantik Bwancwi, muter-muter desa Morangan, menembus persawahan hingga menikmati panas-macet-berdebu-dan segala semrawut dan ramahnya jalanan Jogja di siang hari, ketemu berbagai macem orang, gendut, kurus, brewokan, perokok, mbak-mbak bermata supeerrr indah.., mas-mas wuangi, mas-mas bijaksana petugas pertamina di jalan Magelang, penjual buah depan kantor pemerintahan , adik SD yang nunggu jemputan emaknya, anak-anak SMA yang pecicilan motoran dijalanan, embak-embak yang kecelakaan di Ring-Road utara, ramahnya ibu penjaga kantor dinas di Desa Morangan, embah penyeberang jalan ring-road, keramahan penjual nasi kucing hingga ---> kucing bunting yang bingung mencari tempat lahiran... \(-.-")"
It's AMAZING..!!!

Nb = Untuk sementara ini hindari lewat Perempatan Jombor saat jam-jam sibuk, dijamin bisa sampe 5 menit macet  dan kepanasan disana..




Read More »

Kamis, 20 September 2012

#RALAT?


Hidangan pembuka... tampilan pra-posting yang baru


Entah karena kekolotan setiaan saya atau memang karena daya dong rendah belum beradaptasi, nganyari tampilan blog baru kok malah bikin bingung /("-/("-/("-/(-.-)\-")\-")\-")\,, Kejadian ini pernah saya surhatkan ke Murni tentang "aneh"-nya tampilan blog yang baru, karena saya masih ngerasa luwes dengan tampilan antarmuka yang lawas, dan surhatan saya cuman dijawab:
"ah nggak, aku biasa aja.." : kata Murni, kurang lebihnya seperti itu lah. 
Tapi memang rasa nggak pernah bohong. Padahal kemaren sempet bangga karna kegiatan  nyampah seperti dulu itu rasanya wenaak banget jhe..  

Oiya ini adalah postingan pertama saya di tampilan yang baru, sekiranya cukup begini dulu saja curhatnya,, biar para komentator yang mengungkap kepinteran saya ini.. Oia, do'akan saya bisa kembali ke tampilan lawas atau semoga cepat belajar akan keadaan ini. T_T.

"Saking bingungnya, bahkan kini baru ngeh kalo petunjuk penyimpan otomatis dan pratinjau kini letaknya nang nduwur..."



Read More »

Sabtu, 15 September 2012

Sesuatu yang Menggantung


Sesuatu yang jarang sekali kita perhatikan, tapi sungguh besar jasa-jasanya bagi kesehatan kita. Ini adalah kisahh tentang "BULU HIDUNG".. Plis, jangan dibales dengan PAK-LU HIDUNG.. itu beda kasus. Titik.

Bulu hidung sungguh berjasa bagi kita. Dengan kerimbunannya, kotoran-kotoran yang ada di udara bebas akan disaring dulu sebelum masuk ke paru-paru kita. Hal ini akan menghindarkan kita dari penyakit pernafasan. Hasil penelitian lab menyimpulkan bahwa bulu hidung dapat digunakan sebagai indikator kebersihan udara disekitar kita. Hal tersebut dapat dipantau melalui aktivitas kemunculan dan pergerakan upil yang ada di dalamnya. Semakin cepat dewasa sang upil, maka menunjukkan udara semakin kotor. Begitupula dengan kondisi pergerakan upil yang terlalu aktif, menunjukkan bahwa udara semakin kotor, karna proses pembentukan upil yang baru lebih cepat dari biasanya.

Selain masuk dalam kategori barang "berguna", Bulu hidung dapat pula menjadi biang keladi dari kejadian hidup yang disebut dengan "DILEMA". Yak, bagaimanapun besar fungsi dan jasanya, bentuknya sungguh tak modis bila semakin panjang. Hal ini menjadi dilema apakah harus dipotong, dicabut,  dirontokkan atau mungkin dengan alasan untuk menjaga kesehatan paru-paru, maka bulu hidung dibiarkan tumbuh, dikepang, dibiarkan terurai keluar? Entahlah itu merupakan dilema masing-masing orang yang mengalaminya.

Satu hal yang perlu di garis bawahi adalah bahwa :
"Semakin lebat dan panjang bulu hidung, nilai estetika dan ke-artistik-an seseorang cenderung akan menunjukkan grafik menurun" - (Penelitian Lab. Rambut, Hidung dan Mulut, Leiden, Prancis :D)


Sekian hasil investigasi saya, TerimaKasih 




Read More »