Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Agustus 2014

Pohon Burung II

Pohon bunga Sapu Tangan depan kampus ternyata disukai para burung..

Disini pastinya saya nggak mau bahas Foraminifera nggak.., saya mau lanjut ngetik yang ada sangkut pautnya sama "pohon" dan "burung".. ya kan gambar pembukanya udah pohon-burung-able

Terus terang sudah sedjak lama saya mendamba tentang konsep tulisan "pohon" dan "burung" ini, dan baru karena libur lebaran kemaren saya kepikiran buat nulisnya. Menggebu-gebu.!!

Sebenarnya cukup banyak pohon disekitaran rumah yang sebenernya dicinta oleh para burung. Via KUTILANG dan OM KICAU saya baru sadar tentang info berharga itu..

Pohon-pohon yang ada disekitaran rumah saya (dalam hal ini radius mungkin 100-an meter) diantaranya yaitu :
"Sengon, Kapuk, Nangka, Asem, Petai, Rambutan, Sawo, Mangga, Jambu, Buni,  Lengkeng, Duwet,  Sirsak, Turi, Pace, Jahe, lengkuas, Bambu, Kelapa (pastinya), Pisang-pisangan (pastinya juga), Melati, Mawar..dll

Banyak juga ternyata, dan itu belum semuanya..subhanallaah.., baru nyadar..

Nah,, dari berbagai macam jenis tanaman itu : pohon besar, buah buahan, semak-rerumputan, hingga bunga-bunga-an, memiliki daya tarik sendiri-sendiri untuk berbagai jeis burung yang berbeda-beda..

Saya baru tahu kalo ternyata sengon dan albasia itu memikat burung, ya sekedar sebagai tempat ngaso.Sawo dan Nangka ternyata kulit pohon yng retak-retaknya itu disukai banyak serangga, pastinya mengundang selera para pemakan serangka. Rerumputan ya pasti sebagai pendukung para burung membuat rumahnya, ya susuh bahasa jawanya. Sedangkan pohon atau bunga-bunga-an apalagi kalo bukan memikat dari madunya..

Adapun kolam yang pernah saya ceritakan di SINI dulu.. duluuuu.... masuk jatah langganan mampir burung Cucuk Urang (Halcyon senegalensis). #FYI Burungnya kecilparuhnya merah (atau berwarna pokoknya) panjang, dan gesit banget, terbang sat-set. Yaaa sejenis sama yang ada digambar bawah lah... Namanya Cucuk urang tapi makanannya ya ikan tetep hahaha...Keren kaan..??

Cucuk urang kalo lagi nyamber ikan Keren toh?

Lebih jauhnya, sila mampir ke postingan yang menjelaskan tentang pohon-burung anatara lain ya via blog KUTILANG seperti yang saya baca, DISINI dan DISINI.

Btw saya lagi kepincut pengen nanam DAMAR.!! DAMAAR... hahah *bisa numbuh nggak ya?

*pict pohon sapu tangan hasil jepret memori kuliah
*pict burung cucuk urang dari :
*trims untuk kutilang.or.id dan omkicau.com

...


Read More »

Minggu, 03 Agustus 2014

Pohon Tepi Kolam

Bagian sebelah barat rumah memang cukup rindang. Adanya kolam yang sejak saya mampu inget pertama kalipun, kolam itu memang sudah ada. Lawas.

Ditepiannya banyak ditumbuhi pepohohan dan semak. Rumpun bambu yang juntaiannya hingga sampe kolam menghias disebelah selatan kolam. Rumpun bambu itu sekaligus menjadi batas pekarangan bapak dengan kolam itu, yang notabene milik tetangga, kami biasa menyebutnya Mbah Lurah.


Bersebelahan dengan rumpun bambu itu, ada pohon jambu air yang cukup besar dan tinggi. Buahnya memang sudah ndak bisa dimaem, wong tingginya dah sekitar 15-20 meter, angel le apek, ketinggian, tur buahnya nggak enak enak gitu juga.

Asiknya, walaupun musiman, buah dan bunga jambu besar itu "selalu" menarik minat burung- burung. Selalu absen disitu, manuk deruk atau Burung Derkuku liar. Biasanya sehari tiga kali mampir. Persis pagi siang sore menjelang maghrib.

Bajing atau bahasa bekennya squirrel juga lagganan kesitu. Ada makanan gratis kok. Kebetulan juga, di deketnya tumbuh pohon kelapa, jambu biji, dan pisang batu (gedang kluthuk) serta rambutan yang agak keselatan jauhan jadi ya emang jalurnya bajing-bajing itu .. asik..

Adapula pohon sawo disebelah utara kolam yang dulu menjadi langganan Prenjak dan empit (peking).. Tapi sekarang kayaknya jarang-jarang..

Dulu di sebelah timur-depan rumah, ada pohon ketapang yang menjadi rumah burung gagak. Tapi itupun kini tak bersisa jejaknya. Ya jaman berubah  orang main senapan, pengen miara burung, akhirnya diburu dsb.. Pait. Nggak asik memang, tapi itulah kenyataannya. Atau memang yang asik terkadang harus pait? Who knows?

Saya kebetulan memang lagi demen dengan pohon yang disukai burung, ya mungkin kedepan posting pohon-burung lagi.


Siapa yang nggak suka burung? 
Siapa yang nggak suka pohon? Ijo?
Ada yang punya cerita pohon dan burung?


*pict pohon jambu derkuku sebelah rumah


Read More »