" Apa salahnya minta dihargai? bukan besaran harga yang diberi, tapi cara memperlakukan diri " From : bee
Halaman
Senin, 11 Februari 2013
Selasa, 05 Februari 2013
Here We Are
"11 Sahabat - 11 Kota - SEJUTA kenangan"
*Jangan tanyakan apa yang sedang kami kerjakan, tanyakan apa yang telah kau berikan kepada bangsa dan negara !!
-|-
Selasa, 18 Desember 2012
Minggu, 28 Oktober 2012
Sumpah Pemuda
SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Senin, 08 Oktober 2012
CeLLele
Apa itu "CeLLeLe"..?
Semacam alien? binatang berbulu lebat? artis papan atas? atau ungkapan misuh?
Oh bukan, itu cara orang umum biasanya menyingkat kata " Pecel Lele". Pemenggalan kalimat harus pas sesuai intonasi-nya, dirasakan segenap hati nurani dan ditekankan dengan penghayatan, sehingga nggak terasa aneh bagi kuping, yaitu dengan "C
ê
L-L
é
L
é
", seperti itu.
![]() |
| Penampakan warung tenda sejenis, dari Google |
Saudara-saudaraku sekalian, sudah pernah makan cellele kan? Bila ada yang belum, silahkan kunjungi apotek K24 terdekat, tanya dimana warung cellele terdekat.
Selama saya di jogja, ada banyak referensi untuk menyantap cellele ini, namun salah satu warung tenda yang masih setia saya kunjungi adalah warung Tenda sederhana apalahnamanyaitu, yang berlokasi di depan Toko Buku Togamas, Jl Gejayan, sebelah selatan perempatan Terminal Condongcatur, Depok (kalo dari selatan [arah UNY]sebelah kiri jalan)
Warung apalahnamanyaitu ini sangat spesial, karena hanya buka malam hari saja, dan terkadang juga, malah nggak buka, Hebat bukan?
![]() |
| Bentuk hidangan cellele, siap Lheb.. sumber: Google |
Selain soto special, cellele warung apalahnamanyaitu-pun dirasakan oleh saya nggoyang lidah banget. Dengan Berlumur sambal pedes-manis, dan dihias 2 iris mentimun, cellele dengan sepiring nasi full siap untuk disantap.
Harganya cukup ramah di dompet mahasiswa karna dengan seperangkat cellele dan segelas es teh, masih berada dikisaran harga dibawah 10 ribu. HEMAT bukan? Yah, sekedar tambahan opsi ketika perut kroncongan, dangdutan, atau bahkan sudah sampai pada stadium nge-rock. Silahkan mampir ke warung cellele ini.
Sekian layanan iklan ini, terimakasih.
Nb: Ini murni pendapat pribadi, tanpa dipengaruhi oleh penjual warung cellele apalahnamanyaitu
Selasa, 25 September 2012
What an amazing day..
My ranormal activity level 2, yah
bolehlah dibilang begitu. Kegiatan ngumpulin data hari ini begitu super bagi
saya. Start dari kos jam 10/11-an siang, sampai di jalan Monjali udah dapet pemandangan, eh ada mbak-mbak rambutnya duuuhh puanjaaang... Eh ternyata pas mbelok, nengok kebelakang elhadalah pfffttt Buancwi..!!! Buru-buru dah betot gas #FOKUS ke tujuan utama, yaitu dinas yang
berlogo kotak-an kuning berkaki biru tiga yang berlokasi di Jalan Magelang, via Jalan Palagan. Yap, saya sudah janji
minggu kemarin nyamperin dinas ini lagi setelah sempet ngerasa kayak di
pingpong karna masalah aturan per-disposisi-an surat ijin permintaan data. :D
Meskipun waktunya mepet-mepet
dengan jam istirahat kantor, tapi untungnya dinas ini masih bisa ngurusin keperluan
saya. Dan hasilnyaaa, ternyata datanya nggak ada di seksi yang saya tuju, dilemparlah saya ke seksi lainnya, pun begitu kaseksinya
nggak ada, yaudah, ditrimak-trimakne, dan malah disarankan untuk ke laboratorium-nya
di daerah Morangan, karena data saya berkaitan dengan pengukuran laboratorium dinas ini. Jam 12-an pun saya cus ke sana, untuk ngecheck data.
Sampai di daerah Desa Morangan,
ngobrol ngalor-ngidul, akhirnya saya sedikit dikasih harapan dijanjikan untuk dicarikan data tapi harus kasih surat dulu dan disarankan lagi (pula) untuk kedinas terkait, di level propinsi di daerah Maguwoharjo. Tanpa ba-bi-bu pencet starter meluncur saya ke
daerah Maguwoharjo via Ring-Road, ke dinas yang ternyataaa malah ngurusin jalan., duuh salah lagi nih, akhirnya saya cus lagi ke pusatnya, di daerah Bumijo, sebelah barat Tugu Yogyakarta.. Kasih surat, ngobrol bentar, karena ternyata harus nunggu dulu 3/4/5-an hari untuk cek data.
Alhamdulillah-nya, lirik pergelangan tangan udah nunjukin jam 2-an. lanjut pamit bapaknya, saya cus lagi ke Jalan Magelang, cek data lagi nih. Sesampainya disana, ternyata bapak kaseksi-nya masih belum balik kantor, kasih senyum dikit, langsung cus ke Morangan lagi, kasih surat perijinan disana, kebetulan pula sesampainya disana pegawai ada dilapangan, yah maklum, jam juga udah setengah 4, untung belum pada pulang, nunggu bentar, akhirnya ketemu salah satu pegawai, kasih surat-ninggal nomor telp. pamit.. duuh legaaaa..
Keterangan
Titik : 1 = Kos-an, 2 = Dinas tujuan pertama, 3 = Kantor Lab. Morangan, 4 = Kantor di Maguwoharjo, 5= Kantor Dinas Bumijo, 6 = lokasi angkringan monjali.
Garis :
1(kuning)= rute pertama = kos - jalan monjali/palagan - kantor 1 - kantor morangan.
2(hijau)= rute kedua = Morangan - jalan magelang/ringroad - kantor Maguwo
3(biru)= rute ketiga= Maguwo - ringroad/gejalan/masuk area UGM - jetis - Bumijo.
4(merah)= rute ke-empat= Bumijo - jalan monjali/palagan - kantor 1 - Morangan.
5(ungu)= rute terakhir = Morangan - jalan Magelang - angkringan - Kosan
Perut yang udah dangdutan, minta diisi nih, sambil perjalanan mampir bentar di angkringan deket Monjali, lumayan, tombo kangen, gara-gara dulu pernah diajak ngangkring ke warung sederhana ini. Sambil inget-inget bagaimana memulai hari ini :
"bangun jam 3 pagi, masih sempet-sempetnya nonton bola, langsung uplek-uplek msi, ketemuan samambak-mbak cuwantikBwancwi, muter-muter desa Morangan, menembus persawahan hingga menikmati panas-macet-berdebu-dan segala semrawut dan ramahnya jalanan Jogja di siang hari, ketemu berbagai macem orang, gendut, kurus, brewokan, perokok, mbak-mbak bermata supeerrr indah.., mas-mas wuangi, mas-mas bijaksana petugas pertamina di jalan Magelang, penjual buah depan kantor pemerintahan , adik SD yang nunggu jemputan emaknya, anak-anak SMA yang pecicilan motoran dijalanan, embak-embak yang kecelakaan di Ring-Road utara, ramahnya ibu penjaga kantor dinas di Desa Morangan, embah penyeberang jalan ring-road, keramahan penjual nasi kucing hingga ---> kucing bunting yang bingung mencari tempat lahiran... \(-.-")"
It's AMAZING..!!!
Langganan:
Postingan (Atom)


